Usaha Agrobisnis

Usahaagrobisnis.com adalah iklan baris gratis untuk usaha agrobisnis dan usaha sejenisnya, selamat datang dan memasang iklan untuk memasarkan produk maupun jasa anda.

Iklan Premium

Pasang Iklan Baris Premium Dengan Haraga 50.000 Masih Bisa Nego Langsung Tampil di Setiap Halaman http://usahaagrobisnis.com    Klik disini Untuk Pasang Iklan Baris Premium. Iklan Baris Premium adalah Iklan Yang Secara permanen Di Tampilkan di  http://usahaagrobisnis.com

 

buku-direktori-kecil

 

http://www.usahaagrobisnis.com/images/stories/banner5.gif

Latest News

Larangan izin impor bibit sapi ancam investasi

SEMARANG (Bisnis.com): Perusahaan Australia, yang ingin mengembangkan sentra pembibitan dan penggemukan sapi impor di Jateng, terancam gagal akibat pemerintah akan membatasi izin impor pembibitan sapi dalam rangka swasembada daging 2014.

Satu investor Australia Robert Murdoch mengatakan proyek yang tengah dibangun di tiga daerah di Jateng mencakup pembudidayaan sapi potong, pengembangan ternak sapi, pemotongan hewan dan penggemukan dengan nilai investasi Rp56 miliar bakal terkendala.

Proyek peternakan itu, lanjutnya, sebagai tindak lanjut dari Central Java Infrastructure Business Forum (CJIBF) ke- II pada 2007. Semua proyek dibangun di tiga kabupaten yakni Temanggung, Banjarnegara dan Wonosobo. Ketiga kabupaten itu dikenal memiliki potensi untuk pengembangan sentra produksi sapi potong. Namun, jika kebijakan pemerintah membatasi izin impor pembibitan sapi diberlakukan, proyek tesebut akan mengalami masalah.

Menurut dia, semua proyek sektor peternakan ini murni milik pemkab setempat yang dibangun berkerja sama dengan swasta yang berperan sebagai pengelola, sedangkan pemkab menyediakan lahan.

Menurut dia, sapi yang akan dikembangkan di tiga daerah itu jenis Red Wagyu yang didatangkan dari Australia, selain pembelian sperma untuk dikembangbiakkan dengan sapi lokal melalui inseminasi buatan (IB).

Berdasarkan perhitungan, dalam empat tahun ke depan sedikitnya 250.000 ekor sapi yang dikembangkan di Jateng setiap tahun mampu diekspor ke mancanegara, setelah pengembangan infrastruktur sebagai pendukung selesai.

Infrastruktur pendukung yang juga tengah dikembangkan seperti rumah pemotongan hewan sebagai pemantau persyaratan untuk pemenuhan ekspor, khususnya label halal dan standarisasi kesehatan sapi.

Robert mengatakan pada tahap awal 50.000 ekor sapi didatangkan dari Australia dan jika satu peternak memelihara lima ekor, peternak yang bisa diberdayakan sekitar 10.000 orang. “Itupun kalau tidak ada kebijakan pembatasan impor bibit sapi,” ujarnya, hari ini.

Ketua Kadin Jateng Solichedi mengatakan pemerintah sebaiknya membatasi izin impor sapi bakalan, bukan membatasi investasi pembibitan sapi yang dibutuhkan para petani ternak di daerah, sebagai pilihan mereka untuk mendapat sapi yang terbaik.

“Langkah itu merupakan wujud perlindungan terhadap perusahaan plasma dan mendorong petani ternak untuk meningkatkan kualitas penggemukan sapi produk peternak di berbagai daerah sentra produksi,” ujarnya.

Dia mengatakan inseminasi buatan (IB) sapi yang dikembangkan di Indonesia kini sangat diminati, karena sebagian besar sudah bebas penyakit ternak, justru sapi bakalan impor yang banyak didatangkan belakangan ini kini lebih berisiko berpenyakit.

Oleh karena itu, lanjutnya, investasi di bidang pembibitan ternak sapi itu jauh lebih aman dan sangat menguntungkan, baik bagi perusahaan maupun para petani. Mengingat harga jualnya pun untuk pasar lokal dan ekspor semakin tinggi.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian akan membatasi izin impor sapi bakalan atau pembibitan, sebagai upaya untuk mencapai swasembada sapi 2014. Saat ini Kementerian Pertanian masih memberikan izin impor sapi sebanyak  1,1 juta ekor.

Kran impor sapi saat ini masih dibuka. Tapi kebijakan akan dirahkan dengan pembatasan jumlah sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan data 2009, tingkat kebutuhan sapi dalam negeri 420.000 ekor, maka jumlah sapi yang diimpor sesuai dengan jumlah tersebut.

Selain membatasi jumlah sapi impor, pemerintah juga akan lebih memperketat pengawasan terhadap impor sapi hidup maupun daging sapi, mengingat selama ini jumlah suplai sapi maupun daging sapi impor melebihi kebutuhan masyarakat.

Solichedi mengatakan ketiga proyek yang tengah dibangun perusahaan Australia itu merupakan bagian dari 14 proyek sektor lain yang berhasil disepakati pebisnis melalui penandatanganan LoI pada kegiatan CJIBF ke II 2007 di Solo.(msb)
 

Kemiringan Gedung Nusantara I Mengkhawatirkan

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana pembangunan gedung baru bagi anggota DPR dinilai urgen dilakukan. Pembahasan mengenai pembangunannya tengah digodok oleh Badan Urusan Rumah Tangga.

Anggota BURT, Bambang Sutrisno, mengatakan, kondisi gedung yang dibangun sekitar tahun 1983-1987 itu sudah mengkhawatirkan. Gedung baru 33 lantai rencananya akan dibangun berdampingan dengan Gedung Nusantara I.

Ditargetkan, pembangunan selesai pada pertengahan tahun 2012. Lalu, bagaimana menjamin keselamatan penghuni Gedung Nusantara I saat ini? "Sementara ini kita suntik. Dalam bahasa konstruksinya itu suntik beton. Kita juga mengikat dengan rangka sehingga diperkuat," kata Bambang saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/4/2010) malam.

Untuk upaya antisipasi, pengelola gedung juga mulai mengurangi beban yang bisa membahayakan. "Misalnya, meja-meja yang tidak terpakai kita keluarkan. Kita menghindari penambahan bebanlah. Tapi parahnya, setiap hari beban bertambah juga dengan kertas-kertas," kata anggota Fraksi Partai Golkar ini.

Bambang mengungkapkan, gedung berkapasitas 800-900 orang itu kini dihuni dengan jumlah yang dua kali lebih banyak. "Gedung itu peruntukannya 800-900 orang. Dulu kan anggota DPR 500 orang. Sekarang, jumlahnya sudah 560 orang dan masing-masing anggota punya 1 staf ahli dan 1 asisten pribadi. Jadi bisa dibayangkan, berapa banyak yang sudah di dalamnya," ujarnya.

Menurut kajian Kementerian Pekerjaan Umum, Gedung Nusantara I DPR mengalami kemiringan sekitar 7 derajat. Bahkan, lantainya, menurut Bambang, sudah banyak yang retak-retak.

"Waktu gempa, kita deg-degan juga. Kalau karpetnya dibuka, lantai banyak yang sudah retak-retak," ujarnya. Pada tahap pertama, direncanakan pembangunan lantai basement hingga lantai 3 gedung. Untuk penbangunan ini dianggarkan sekitar Rp 250 miliar.

 

Program minapadi kembali digalakkan

KARAWANG (Bisnis.com): Pemerintah kembali menggalakkan program minapadi dalam rangka meningkatkan produktivitas lahan padi dan pendapatan petani, menyusul turunnya harga gabah di dalam negeri.

Sistem minapadi ini adalah integrasi antara penanaman padi dengan pemeliharaan ikan budidaya sehingga petani tetap memperoleh pendapatan meskipun harga gabah sedang turun.

"Dengan sistem ini maka petani selain melakukan panen padi juga memanen ikan. Program ini juga membantu petani tetap mendapatkan pendapatan saat harga gabah sedang turun. Saya sudah bicara dengan Menteri Pertanian," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad di Karawang, Jawa Barat hari ini.

Dia mengatakan sistem minapadi ini kembali digalakkan karena terbukti meningkatkan produktivitas lahan, meningkatkan kesuburan tanah dan air, sekaligus mengurangi hama penyakit pada tanaman padi.

Menurut Fadel, para petani tinggal memilih jenis ikan budidaya yang tepat untuk diintegrasikan dengan lahan padi sehingga meningkatkan pendapatan petani.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Perikanan Budidaya Made L. Nurdjana menyatakan jenis ikan yang dapat diintegrasikan dengan tanaman padi adalah ikan Mas, Tawes, Nilem, dan Nila.

"Selain jenis itu dimungkinkan juga untuk dikembangkan udang galah," ujarnya.

Menurut dia, jenis ikan tersebut sangat cocok untuk minapadi. Yang penting, katanya, petani mesti mengetahui bahwa pemilihan satu jenis ikan mesti disesuaikan dengan faktor volume air, ketersediaan benih, pakan, pasar, dan kebiasaan petani.

"Faktor ini akan membantu peningkatan pendapatan petani," katanya.(fh)
 

Hati-hati, Minuman Soda Bisa Memicu Penuaan Dini

Menikmati minuman bersoda dikala cuaca panas begitu menyejukkan. Sayangnya, ketika sudah menjadi kebiasaan akan berdampak negatif bagi kesehatan.

Hasil penelitian menunjukan kandungan fosfat pada minuman mempercepat proses penuaan. Itu dikarenakan fosfat merusak jaringan kulit dan otot. Lebih jauh, kandungan fosfat juga merusak jantung dan ginjal.

Salah seorang peneliti dari Harvard University seperti yang dipublikasikan jurnal penelitian FASEB mengatakan soda adalah medium pengantar kafein kepada jutaan orang di seluruh dunia. Namun, tanpa disadari senyawa fosfor turut pula menumpang."Riset ini menunjukkan keseimbangan fosfor pada tubuh mempengaruhi proses penuaan," ujarnya seperti dikutip dailymail, Kamis (30/4).

Riset ini bukanlah yang pertama membahas tentang keamanan mengkonsumsi minuman bersoda dan jus kemasan yang dinikmati hampir semilyar orang di dunia. Hampir keseluruhan riset mencatat efek negatif dari konsumsi minuman ringan seperti tulang keropos, kanker pankreas, rusaknya jaringan otot dan kelumpuhan. Riset sebelumnya juga mencatat sekalipun hanya dikonsumsi dua kaleng perminggu resiko gangguan kesehatan tetaplah tinggi.

Pada riset terbaru, Dr M. Shawkat Razzaque, Harvard’s dentistry school, melihat pengaruh fosfat pada tiga kelompok tikus. Kelompok pertama memiliki gen hasil rekayasa genetika memiliki disebut klotho. Gen ini yang menyebabkan kadar fosfat lebih tinggi dari normal. Umumnya, tikus hidup antara delapan dan 15 minggu dan menderita berbagai masalah kesehatan termasuk penuaan dini.

Kelompok kedua tidak memiliki klotho dimana tingkat fosfat mereka lebih dekat dengan normal. Mereka hidup selama 20 minggu. Kelompok terakhir, seperti kelompok kedua. Namun, mereka diberi makan dengan kandungan fosfat terhitung tinggi. Semua tikus mati dalam waktu 15 minggu. Kasusnya mirip seperti kelompok pertama.

Terkait hasil riset, peneliti menduga kandungan fosfat berlebih pada minuman atau makanan memiliki efek berbahaya bagi kesehatan. Mereka memperingatkan fosfat mungkin memicu atau memperburuk kelenturan kulit, otot dan memperburuk ginjal dan masalah jantung.

"Manusia memerlukan diet yang sehat, dan menjaga keseimbangan fosfat dalam makanan sangat penting untuk mencapai kehidupan yang sehat dan berumur panjang. Hindari racun yang disebabkan fosfat dan nikmati hidup yang sehat," tegasnya.

Awal tahun ini, riset di AS mencatat mengkonsumsi dua atau lebih minuman ringan selama seminggu bisa dua kali lipat kemungkinan terserang kanker pankreas.

Secara terpisah sejumlah produsen mempertanyakan hasil riset tersebut. Mereka melihat riset tidak melihat secara khusus kandungan dan bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatan minuman ringan.

Richard Laming, dari British Association Soft drinks menyatakan hanya 3 persen kandungan fosfor secara keseluruhan yang berasal dari minuman ringan. "Masyarakat bisa terus menikmati minuman ringan sebagai bagian dari keseimbangan diet," pungkasnya.
 

Food estate bisa rugikan petani di Tanah Air

Rabu, 28/04/2010 17:10:05 WIB

Oleh: Martin Sihombing

JAKARTA (Bisnis.com): Serikat Petani Indonesia (SPI) mengatakan program food estate di Merauke, Papua akan memberikan empat kerugian implikasi.

Pertama, potensi lahan yang dimiliki oleh rakyat Indonesia tidak bisa maksimal dimiliki dan dikelola secar penuh oleh petani Indonesia. Apalagi jika mengacu kepada Undang-undang No 25/2007 tentang Penanaman Modal (UUPM) dengan berbagai turunannya yang memberikan peluang bagi investor untuk semakin menguasai sumber-sumber agraria, Peraturan Presiden No 77/2007 tentang daftar bidang usaha tertutup dan terbuka disebutkan asing boleh memiliki modal maksimal 95% dalam budi daya padi.

Peraturan ini jelas akan sangat merugikan 13 juta petani padi yang selama ini menjadi produsen pangan utama. Apalagi 77% dari jumlah petani padi yang ada tersebut masih merupakan petani gurem. Kedua, jika perpres atau peraturan lain yang dihasilkan pemerintah tentang Food Estate ini lebih berpihak kepada pemodal daripada petani, kemungkinan konflik seperti konflik di perkebunan besar yang ada selama ini akan terjadi juga di Food Estate.

Bisa jadi akan muncul “tuan takur” baru yang menguasai lahan begitu luas dan menjadi penguasa setempat. Ketiga, jika peraturan yang lahir nanti memberikan kemudahan dan keluasan bagi perusahaan atau personal pemilik modal untuk mengelola Food Estate, karakter pertanian dan pangan Indonesia makin bergeser dari peasant based and family based agriculture menjadi corporate based food dan agriculture production. Kondisi ini justru melemahkan kedaulatan pangan Indonesia.

Keempat, jika pemerintah tidak mampu mengontrol distribusi produksi hasi dari Food Estate, para pemodal akan menjadi penentu harga pasar karena penentu dijual di dalam negeri atau ekspor adalah harga yang menguntungkan bagi pemodal.

Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI), Henry Saragih menyesalkan langkah yang diambil pemerintah untuk mendongkrak produksi padi nasional melalui program food estate. "Pengembangan food estate justru bertentangan dengan upaya pemerintah mendorong ekonomi kerakyatan, khususnya ekonomi kaum tani," katanya, hari ini.

Menurutnya, dengan adanya pembukaan food estate, maka karakter pertanian dan pangan Indonesia makin bergeser dari peasant-based and family-based agriculture menjadi corporate-based food dan agriculture production. "Kondisi ini justru melemahkan kedaulatan pangan Indonesia," ujar Henry.

Dia meminta pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan persoalan kesejahteraan petani ketimbang mengundang investor besar membangun food estate. Sebab, problem petani berlahan sempit dan kesejahteraan petani hingga kini belum mampu diselesaikan pemerintah. Setidaknya, kini ada 9,55 juta kepala keluarga (KK) petani yang kepemilikan lahannya di bawah 0,5 ha. "Karena tidak mungkin petani yang mempunyai lahan sempit bisa sejahtera," tutur Henry.(msb)
 
  • «
  •  Mulai 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  Next 
  •  End 
  • »
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Iklan Link/Teks

Pasang Iklan teks Anda disini
Rp 25.000/bulan
( 2 Bulan Free 1 Bulan )
Pasang Iklan teks Anda disini
Rp 25.000/bulan
( 2 Bulan Free 1 Bulan )
Pasang Iklan teks Anda disini
Rp 25.000/bulan
( 2 Bulan Free 1 Bulan )

Who's Online

Ada 2 tamu online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini23
mod_vvisit_counterKemarin25
mod_vvisit_counterMinggu ini112
mod_vvisit_counterBulan ini231
mod_vvisit_counterSemua6249

Your IP: 38.107.191.82
 , 
Today: Sep 08, 2010

Statistics

OS : Linux s
PHP : 5.2.14
MySQL : 5.0.90-community-log
Time : 19:49
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Content View Hits : 3593